-->
PEMBUKAAN LAYANAN ORIENTASI SISWA I amrulohsj
PEMBUKAAN LAYANAN ORIENTASI SISWA I amrulohsj

PEMBUKAAN LAYANAN ORIENTASI SISWA I amrulohsj




Pembukaan Layanan Orientasi Siswa
Pembukaan Layanan Orientasi Siswa

mussaga.blogspot.co.id melaporkan. Senin, 17 Juli 2017 pukul 07.00, SMK Muhammadiyah menyelenggarakan Upacara Pengibaran Bendera merah putih sekaligus Pembukaan Layanan Orientasi Siswa (disingkat : LOS). tampak dari samping, ibu Kepala Sekolah Dra, Kusdwiharini, M.Pd, sedang menyematkan kartu peserta LOS.
Sebelum siswa masuk kedalam kelas untuk menerima pelajaran, siswa wajib mengikuti serangkaian acara disekolah, yaitu Layanan Orientasi Sekolah. Program ini dimaksudkan agar siswa mendapatkan pengenalan tentang Lingkungan sekolah dan semua yang berkaitan dengan bersekolah.Siswa diharapkan mempunyai kemampuan yang mendalam tentang antropologi sekolah, tentang belajar dan pembelajaran, mengenal teman dan seluruh civitas akedemik.

Menurut bu rini, kepala Sekolah SMK Muhammadiyah, Saat ini pada tahun 2017, tidak akan ada lagi perploncoan siswa dan metode pengenalan Lingkungan yang nyeleneh dan bertendensi pada intimidasi dan kekerasan. sehingga seorang siswa akan merasa nyaman belajar di sekolah.

Secara umum layanan orientasi Sekolah adalah suatu kegiatan yang memungkinkan peserta didik dapat memahami dan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru terutama lingkungan sekolah. Pelayanan orientasi biasanyadilaksanakan pada awal program pelajaran baru yang mencakup organisasi sekolah, staf dan guru, kurikulum, program BK, Program ekstrakulikuler, fasilitas atau sarana pra sarana dan tata tertib sekolah.            


Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian layanan orientasi adalah:
a)Program orientasi yang efektif mempercepat proses adapatasi, dan memberikan kemudahan untuk mengembangkan kemampuan memecahkan masalah.
b)Murid-murid yang mengalami masalah penyesuaian ternyata kurang berhasil disekolah.
c)Anak-anak dari lelas sosial ekonomi yang rendah memerlukan waktu yang lebih lama untuk menyesuaikan diri, dari pada anaak-anak dari kelas sosial ekonomi yang lebih tinggi.

Ada baiknya layanan orientasi juga diberkan kepada orang tua siswa juga,hal ini dikarenakan pemahaman orang tua terhadap berbagai materi orientasi akan membantu mereka dalam memberikan kemudahan dan pelayanan kepada anak-anaknya untuk dapat mengikuti pendidikan di sekolah dengan sebain-baiknya

Kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru ini dilaksanakan dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) hari pada minggu pertama awal tahun pelajaran. kegiatan pengenalan lingkungan sekolah ini hanya dilakukan pada hari sekolah dan jam pelajaran. Pengecualian terhadap jangka waktu pelaksanaan dapat diberikan kepada sekolah berasrama dengan terlebih dahulu melaporkan kepada dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya disertai dengan rincian kegiatan pengenalan lingkungan sekolah. 


Pengenalan Lingkungan Sekolah dilakukan dengan memperhatikan hal sebagai berikut: 
1. perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan hanya menjadi hak guru;
2. dilarang melibatkan siswa senior (kakak kelas) dan/atau alumni sebagai penyelenggara;
3. dilakukan di lingkungan sekolah kecuali sekolah tidak memiliki fasilitas yang memadai;
4. dilarang melakukan pungutan biaya maupun bentuk pungutan lainnya.
5. wajib melakukan kegiatan yang bersifat edukatif;
6. dilarang bersifat perpeloncoan atau tindak kekerasan lainnya; 
7.  wajib menggunakan seragam dan atribut resmi dari sekolah;
8.  dilarang memberikan tugas kepada siswa baru berupa kegiatan maupun penggunaan atribut yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran siswa;
9.  dapat melibatkan tenaga kependidikan yang relevan dengan materi kegiatan pengenalan lingkungan sekolah; dan
10. dilarang melakukan pungutan biaya maupun bentuk pungutan lainnya. 

Contoh Aktivitas Yang Dilarang Dalam Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah:

1. Memberikan tugas kepada siswa baru yang wajib membawa suatu produk dengan merk tertentu.
2. Menghitung sesuatu yang tidak bermanfaat (menghitung nasi, gula, semut, dsb).
3. Memakan dan meminum makanan dan minuman sisa yang bukan milik masing-masing siswa baru.
4. Memberikan hukuman kepada siswa baru yang tidak mendidik seperti menyiramkan air serta hukuman yang bersifat fisik dan/atau mengarah pada tindak kekerasan.
5. Memberikan tugas yang tidak masuk akal seperti berbicara dengan hewan atau tumbuhan serta membawa barang yang sudah tidak diproduksi kembali.
6.  Aktivitas lainnya yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran.

Your Reactions:

Admin
Ini adalah situs resmi SMK Muhammadiyah 1 Kabupaten Trenggalek. Kami senang dapat hadir di tengah anda, memberikan informasi dan edukasi. Dari Persyarikatan untuk Indonesia.