Visi Ketua IPM ; dari Ekstra Wajib HW, Petugas Keamanan Hingga GLS
Visi Ketua IPM ; dari Ekstra Wajib HW, Petugas Keamanan Hingga GLS

Visi Ketua IPM ; dari Ekstra Wajib HW, Petugas Keamanan Hingga GLS

Muhammad nur huda adalah salah satu diantara tiga kandidat kuat pemilihan ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah  disingkat IPM, di SMK Muhammadiyah 1 Trenggalek.

Dua kandidat yang lain adalah Rois Lailatul M dan Abdul Rahman toyib, ketiga calon akan bersaing secara ketat dalam pemilu raya IPM yang rencananya akan diselenggarakan esok hari pada Jumat 26 Oktober 2018 digedung SMk Muhammadiyah 1 Trenggalek.

Banyak cara yang diusung oleh tim kampanye calon diantaranya penyebaran visi misi ke setiap kelas dan majalah dinding.

Menarik untuk dicermati gagasan ketiga calon untuk kepentingan sekolah yang lebih berkemajuan, diantaranya gagasan yang lahir dari Muhammad Nur huda.

Calon nomor urut satu (1) tersebut mempunyai cita-cita mulia agar sekiranya seluruh siswa siswi SMK Muhammadiyah 1 Trenggalek, tanpa kecuali, untuk memperdalam ketaqwaan dan keimanan terhadap Alloh SWT.

Mengapa demikian, kian hari moral anak bangsa, yang sekiranya generasi penerus, semakin tergerus dalam ideologi kebebasan yang tanpa adanya benteng keimanan. Akibatnya, degradasi moral bangsa seakan tidak bisa terelakkan.

Turunan dari cita cita besar Nur Huda adalah mengaktifkan kegiatan kepanduan yaitu Hizbul Wathan dan pencak silat Tapak Suci. Besar harapannya, dua ekstrakurikuler tersebut menjadi ekstra wajib di SMK Muhammadiyah 1 Trenggalek.

Lain lubuk lain airnyam lain juga ikannya. Lain Nur Huda lain Rois laila. Calon IPM sebagai keterwakilan perempuan ini mempunyai gagasan yang tidak kalah menarik. Diantara kelesuan dalam semangat menulis pada siswa, Rois berencana akan menggerakkan siswa siswi SMK Muhammadiyah 1 Trenggalek untuk "melek: membuka mata" terhadap literasi, dalam Gerakan Literasi Sekolah ( GLS ).

Sekarang ini, berliterasi, adalah suatu keniscayaan untuk belajar mempertajam daya fikir, daya menalar dan daya analisis siswa, mengapa tidak, jikalau anak dididik untuk berliterasi, secara tiba tiba dan otomatis, anak akan memberikan inspirasi kreatif serta analisis yang diperlukan dalam setiap perkembangan otak anak.

Kian mengesankan dan membuat setiap bapak dan ibu guru bangga terhadap gagasan para calon ketua IPM yang sungguh hebat, inspiratif dan visioner. Seperti calon nomor urut ketiga (3), Abdul Ahman Taoyib, siswa yang duduk dibangku kelas X ini berencana untuk membuat petugas keamanan sekolah.

Wahhh, petugas keamanan sekolah ? Ada polisi sekolah ? Sepertinya betul begitu. Rahman, sapaan dia, gelisah dengan ulah para siswa yang sering membolos, telat masuk kelas, kurang tertib, sehingga dengan dibentuk petugas keamanan akan mampu memberikan ketertiban aturan di SMK Muhammadiyah 1 Trenggalek.

Your Reactions:

Admin
Ini adalah situs resmi SMK Muhammadiyah 1 Kabupaten Trenggalek. Kami senang dapat hadir di tengah anda, memberikan informasi dan edukasi. Dari Persyarikatan untuk Indonesia.