Laura Yensie , 20 Finalis Lomba Menulis Babad Desa di Trenggalek
Laura Yensie , 20 Finalis Lomba Menulis Babad Desa di Trenggalek

Laura Yensie , 20 Finalis Lomba Menulis Babad Desa di Trenggalek



Sejarah Desa Nglebeng dan Perkembagannya
Oleh Laura Yensie, warga Desa Nglebeng Panggul, siswa SMK Muhammadiyah Trenggalek
_____________________________________________________________
Dalam rangka memperingati hari literasi Internasional ini, saya akan mendiskripsikan suatu sejarah tentang asal mula nama Desa Nglebeng, yang  lokasinya bertepatan di Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggale, Jawa Timur.
Mungkin kata sejarah sudah tidak asing lagi bagi  kalangan masyarakat. Karena suatu kejadian atau peristiwa yang didalamnya mengandung ilmu pengetahuan pada masa lampau. Berkaitan dengan sejarah Desa Nglebeng menurut informasi yang saya dapatkan dari masyarakat setempat dan sesepuh Desa Nglebeng, serta dari berbagai media sosial lainya.
Dalam tulisan Abdul Hamid Wilis, tentang sejarah Trenggalek, sejak zaman Mataram, Trenggalek memegang peran penting dalam percaturan politik. Trenggalek merupakan daerah di dataran geografis bagian selatan yang banyak dikelilingi gunung, konon Trenggalek secara geografis merupakan daerah yang strategis untuk mengumpulkan kekuatan, bagi kerajaan-kerajaan terdahulu.
Menurut Wilis, pada masa pemberontakan Bhra wirabhumi setelah dihancurkan dan ditumpas habis oleh wikramawardana, maka sisa-sisa pasukannya banyak yang melarikan diri dan bersembaunyi sampai ke daerah Trenggalek, dengan menyusuri gunung Kendeng selatan. Demikian juga pada waktu perang paregreg di majapahit, wilayah Trenggalek juga menjadi tempat pengasingan / evakuasi orang-orang majapahit yang tidak mau terlibat dalam perang saudara itu.
Trenggalek adalah tempat yang jauh di pedalaman dari ibu kota pusat pemerintahan kerajaan waktu itu, baik mataram, kahuripan, kediri dan majapahit. Lahirlah kata Trenggale. Treng artinya bagian dalam / pedalaman atau jauh. Gale artinya tempat atau menolak. Jadi Trenggale artinya temat yang jauh atau pedalaman tempat menolak marabahaya. Tempat evakuasi atau pengungsian, tempat konsolidasi / menyusun kekuatan kembali. Dari kata Trenggale lama-lama berubah menjadi Trenggalek (jawa:mingset) atau Trenggalih.
Trenggalek mempunyai 14 Kecamatan, 5 Kelurahandan 152 desa. Salah satu desa tempat tinggal saya adalah desa Nglebeng, Kecamatan Panggul.
Desa Nglebeng adalah desa yang dulunya sebuah perkampungan yang berupa semak-semak belukar, pada saat itu kampung tersebut hanya dihuni oleh beberapa orang saja. Nah, sekitar tahun 1700-an datanglah seorang putri cantik yang entah tidak tahu namanya, yang pasti, putri cantik itu berasal dari kerajaan Majapahit. Putri cantik ini melarikan diri dari kerajaannya karena ingin mencari perlindungan demi keselamatannya dari  para musuh-musuhnya. Berhari-hari bahkan bebulan –bulan putri itu melakukan perjalanan yang sangat melelahkan, masuk-keluar kampung, naik-turun gunung dilakukan secara berkali-kali hingga tidak mengenal siang dan malam, hanya untuk mencari tempat persembunyian guna menghindari bahaya yang mengancamnya.
Dikampung itulah putri tersebut merasa menemukan tempat yang cocok untuk menjaga keselamatannya. Tiba-tiba putri cantik itu tidak sengaja masuk kesebuah sentongan (sebuah rumah) salah satu penduduk kampung. Putri tersebut memasuk kekamar untuk beritirahat, namun setelah beberapa hari lamanya sang putri tidak keluar-keluar dari kamar tersebut. Yang dalam bahasa jawanya bisa disebut “Ngebleng”.
Ditempat itulah dan dengan cara melakukan “Ngebleng” sang putri dari kerajaan Majapahit selamat dari bahaya yang mengancamnya, hingga seiring dengan pertukaran waktu yang berjalan dengan cepat, kampung tersebut menjadi sebuah desa kecil yang semakin bertambah penduduknya,walaupun desanya masih kecil pada saat itu penduduknya hidup  dengan  damai.
Jadi dari peristiwa “Ngebleng” itulah akhirnya desa ini  dinamakan “Desa Nglebeng”. Hanya saja huruf “E”dan”L” yang dipindahkan penempatan penulisannya. Desa ini mulai gencar sekitar tahun 1800-an dibawah kepemimpinan “Demang Gede”.
  Pada masa kepemimpinan  Demang Gede ini belaku sampai seumur hidup hingga pada tahun 1898. Setelah  Demang Gede berhenti dari jabatannya, kepemimpinannya diambil alih oleh Ki Demang Pancal yang masa waktu jabatannya hingga pada tahun 1932.
Selama dibawah kepemimpinan mereka tidak ada kemajuan dalam bidang apapun,karena pada masa itu masih dalam pengaruh kabinet kolonial Belanda.Dari masa-kemasa kepemimpinan Ki Dameng Pancal digantikan oleh Mbah Bangkok.
Pada masa kepemimpinan Mbah Bangkok inilah Desa Nglebeng mulai ada perkembangan, masyarakat mulai mengenal pertanian dan nelayan. Perkembangan ini bisa dilihat dari peninggalan pada masa pemerintahan mbah Bangkok yang berupa bangunan “Embung”atau bisa disebut dengan kolam yang tujuannya untuk dipamerkan kepada para pemerintah Belanda ataupun bisa disebut dengan tempat wisata. Tempat ini berlokasi di Banyuripan
Konon katanya kolam yang berlokasikan di Banyuripan ini digunakan masyarakat setempat untuk dibuat berenang atau dalam bahasa jawanya disebut “Nglangi”. Selain itu kolam tersebut  mempunyai manfaat lain bagi masyarakat untuk  mengairi sawah, dan sebagainya. Mungkin saat ini kolam tersebut sudah jarang digunakaan masyarakat keberadaan jarang diketahui oleh masyarakat,karena memang lokasinya didekat hutan-hutan.
Setelah masa jabatannya mbah Bangkok selesai, kepemimpinannya digantikan oleh lurah Niti Harjo,beliau ini termasuk lurah yang berhasil dalam memimpin desannya. Pada masa kepemimpinan lurah Niti Harjo ini bisa disebut masa keemasaan yang dibuktikan dengan peninggalan-peninggalan yang berupa ; pertama, dibangunnya Pemberantas Buta Huruf (PBH). Kedua, dibangunnya SDN 1, 2 dan 3 Nglebeng. Ketiga, pembangunan masjid Nglebeng. Keempat, dibangunnya balai desa pertama dirumah lurah Niti Harjo. Kelima, dibangunnya dam miri, untuk mengairi sawah dan irigasi lainnya.
Lurah Niti Harjo berhenti pada tahun 1968 , setelah itu pucuk pimpinan Desa Nglebeng di pegang oleh lurah Esan,dan seterusnya. Hingga saat ini Desa Nglebeng dipimpin oleh  pak Seni.
Yah, masih seputar Desa Nglebeng,Mungkin Desa Nglebeng saat ini belum sepenuhnya dikenal oleh khalangan masyarakat. Akan tetapi apabila masyarakat sudah mengenal dan mengerti tentang apa yang ada di Desa Nglebeng, misalnya tempat wisata dan kesenian yang dilestarikannya. Pastinya Desa Nglebeng akan lebih dikenal lagi oleh masyarakat secara luas.
Yang saya maksut dari wisata dan kesenian yang tertulis diatas adalah Desa Nglebeng ini memiliki wisata dan kesenian tersendiri antara lain wisatanya adalah pantai, jadi pantai yang ada di Desa Nglebeng ini ada dua pantai yaitu pantai konang dan panati njoketro.
Pantai konang dan pantai njoketro ini memiliki keindahannya masing-masing,namun kedua pantai ini memiliki kegunaan yang sama yaitu selain untuk tempat wisata tetapi juga digunakan untuk para nelayan mencari ikan, oleh karena itulah mayoritas penduduk Desa Nglebeng bermata pencaharian sebagai seorang nelayan.
Nah yang menjadi tradisi Desa Nglebeng ini biasanya masyarakat pesisir pantai konang mengadakan “Tradisi Larung Sesaji”. Tradisi ini biasanya dilakukan setaun sekali. Menurut warga masyarakat pesisir konang tujuan melakukan tradisi ini adalah bentuk rasa syukur atas hasil yang diperoleh nelayan dalam menangkap ikan dilaut  serta memanjatkan doa agar hasil  dalam menangkap ikan selalu melimpah serta  diberi keselamatan ketika bekerja dilaut “ujar dari masyarakat pesisir”.
 Masih berkaitan dengan Desa Nglebeng,selain mempunyai banyak tempat wisata,jadi Desa Nglebeng ini memliki salah satu kesenian yang dilestarikan hingga saat ini. Kesenian itu antaralain yaitu REOG KENDANG . Kesenian ini dibagi menjadi dua paguyuban yaitu,Reog Kendang Samudro Budoyo dan Reog Kendang  Pancer Budoyo.Reog kendang ini yaitu tarian yang menggunakan alat kendang yang dibawa oleh sipenari untuk dimainkan bersamaan dengan tarianya.
Walaupun kesenian ini sudah terlalu lama namun masih tetap dilestarikan dan dijaga keberadaannya. Selain itu, kesenian Reog Kendang ini memiliki fungsi bagi masyarakat diantaranya:fungsi sebagai pemersatu masyarakat, fungsi sebagai aspek sosial budaya dan hiburan. Dikalangan anak remaja saat ini banyak yang menyukai kesenian tersebut.
Nah, diatas itu adalah beberapa tempat-tempat wisata dan kesenian di Desa Nglebeng yang saat ini masih terjaga dan dirawat dengan baik.
            Selain terdapat kesenian dan wisata di Desa Nglebeng ini  lokasinya bertepatan di Dusun Sukorejo Desa Nglebeng berdekatan dengan pantai konang terdapat peninggalan  dari Jepang berupa “Benteng Pengintai”.
 Saya sebagai salah satu masyarakat Desa nglebeng,jadi perkembangannya saat ini adalah sekitar pantai konang dibangun bebrapa tempat–tempat foto untuk para wisatawan yang datang ke pantai konang,selain itu saat ini di panati konang terdapat tambak udang yang baru saja di bangun ditahun 2019 ini. Masyarakat mengembangkan potensi alamnya dengan membudidaya udang .
            Dengan usaha membudidaya udang ini masyarakat yang semula pengangguran menjadi bekerja lagi,jadi masyarakat Desa Nglebeng saat ini termasuk Desa yang berkembang karena memiliki berbagai tempat wisata dan kesenian yang mungkin harus dipublikasikan untuk dikenalkan masyarakat luas.
Desa Nglebeng ini selain bermata pencaharian sebagai petani dan nelayan namun juga bekerja seperti diperindustrian kecil,Desa Nglebeng memiliki usaha memproduksi kripik  pisang dan grubi. Mungkin kalian asing mendengar makanan Grubi.jadi grubi ini adalah ketela yang diiris kecil kecil digoreng dengn gula merah dan dicetak.
Nah, itulah isi literasi yang saya buat tentang sejarah Desa Nglebeng dan  perkembangannya, saya menuliskan isi literasi ini berdasarkan menurut informasi dari khalangan masyarakat setempat dan  berbagai media lainnya serta pengetahuan dari diri saya sendiri.
Sekian dari literasi saya jika ada kata yang kurang berkenan atau menyinggung mohon maaf sebesar-besarnya. Untuk rasa penasaran kalian dengan desa yang saya ceritakan, kalian bisa datang ke Desa Nglebeng Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek untuk menyaksikan keindaahan pesisir pantainya dan keseniannya,serta mencicipi kuliner-kuliner yang ada disana.






Your Reactions:

Admin
Ini adalah situs resmi SMK Muhammadiyah 1 Kabupaten Trenggalek. Kami senang dapat hadir di tengah anda, memberikan informasi dan edukasi. Dari Persyarikatan untuk Indonesia.